Penyebab Sperma Berdarah

11 views

Adanya darah dalam sperma dapat mengundang kekhawatiran. Padahal, sperma berdarah atau disebut sebagai hemastospermia, tidak selalu berbahaya atau pertanda masalah serius.

Penyebab Sperma Berdarah

Sperma berdarah yang dialami oleh pria usia di bawah 40 tahun, kemungkinan akan hilang dengan sendirinya setelah beberapa waktu. Namun, sperma berdarah yang terus menerus disertai dengan gejala lain berupa nyeri atau demam, perlu dilakukan pemeriksaan. Terutama pemeriksaan kondisi kelenjar prostat atau analisis sperma untuk mengetahui terjadinya sperma berdarah.

Sperma berdarah yang dialami oleh pria berusia di atas 40 tahun, umumnya memiliki kecenderungan untuk lebih membutuhkan perawatan atau evaluasi.

Beragam Penyebab

Peradangan merupakan penyebab paling umum dari sperma berdarah. Darah yang terdapat pada sperma bisa berasal dari satu kelenjar atau saluran sperma dalam tubuh seperti kelenjar prostat, uretra, edididimis, dan vesikula seminalis.

Sebagaimana peradangan, infeksi juga dapat terjadi pada area tersebut sehingga menimbulkan sperma berdarah. Infeksi dapat disebabkan oleh virus, bakteri, jamur maupun penyakit menular seksual.

Jika sperma berdarah disebabkan oleh infeksi atau peradangan, mungkin diikuti gejala lain seperti buang air kecil yang terasa menyakitkan.

Beberapa kemungkinan lain penyebab sperma berdarah, seperti:

  • Kelainan vaskular
    Darah yang terdapat pada sperma juga dapat disebabkan karena adanya kelainan vaskular atau pembuluh darah, yaitu berupa kista vaskular pada kelamin pria.
  • Tumor
    Polip jinak atau tumor pada prostat, testis, epididimis, atau vesikula seminalis dapat menyebabkan sperma berdarah.
  • Dampak tindakan medis
    Sperma berdarah juga bisa terjadi sebagai dampak dari tindakan medis yang dilakukan. Misalnya tindakan untuk menangani masalah saluran kencing, pemasangan kateter, terapi radiasi, vasektomi, cedera fisik, dan tindakan biopsi pada kelenjar prostat.
  • Obstruksi
    Saluran kecil pada sistem reproduksi yang tersumbat dapat menyebabkan pembuluh darah pecah dan mengeluarkan sedikit darah. Pembesaran kelenjar prostat dapat menjadi salah satu penyebab sumbatan tersebut. Kondisi yang dikenal dengan BPH (benign prostate hyperplasia) ini menyebabkan prostat membesar dan menjepit uretra sehingga mungkin dapat terjadi sperma berdarah. Selain itu, obstruksi bisa juga disebabkan oleh adanya batu pada saluran kemih.
  • Kanker prostat
    Pada usia di atas 40 tahun, risiko untuk terkena penyakit kanker prostat lebih besar. Kanker prostat ini juga mungkin menjadi salah satu penyebab munculnya darah pada sperma.
  • Kondisi medis tertentu
    Menderita infeksi menular seksual atau infeksi pada genitourinaria, tekanan darah tinggi, penyakit hati, leukemia juga dapat menyebabkan munculnya darah pada sperma. Karena itu, konsultasi ke dokter jika mengalami hal ini.
No related post!