Cara Mengatasi Sperma Berdarah

192 views

Adanya darah dalam sperma dapat mengundang kekhawatiran. Padahal, sperma berdarah atau disebut sebagai hemastospermia, tidak selalu berbahaya atau pertanda masalah serius.

Cara Mengatasi Sperma Berdarah

http://obatkuatpriapalingampuh.com

Sperma berdarah yang dialami oleh pria usia di bawah 40 tahun, kemungkinan akan hilang dengan sendirinya setelah beberapa waktu. Namun, sperma berdarah yang terus menerus disertai dengan gejala lain berupa nyeri atau demam, perlu dilakukan pemeriksaan. Terutama pemeriksaan kondisi kelenjar prostat atau analisis sperma untuk mengetahui terjadinya sperma berdarah.

Untuk mengetahui penyebab dari sperma berdarah, dokter akan memeriksa riwayat kesehatan secara lengkap termasuk aktivitas seksual yang dilakukan. Pemeriksaan fisik pada kelamin juga dilakukan untuk mengetahui penyebabnya.

Ada dua kemungkinan tindakan yang disarankan dokter untuk mengatasi sperma berdarah, yaitu perawatan di rumah atau pengobatan lebih lanjut.

Perawatan di rumah yang dapat dilakukan, seperti:

  • Istirahat yang cukup
    Jika sperma berdarah disebabkan akibat cedera ringan, dokter akan menyarankan pasien untuk beristirahat yang cukup agar kondisi tubuh kembali pulih. Dengan kesehatan yang membaik, maka sperma berdarah dapat hilang dengan sendirinya.
  • Kompres
    Jika terjadi pembengkakan pada area pangkal paha, Anda dapat mengompres area tersebut selama 1-20 menit dengan kompres dingin. Pada kasus pembengkakan ini, sperma berdarah juga akan hilang dengan sendirinya.

Jika dianggap perlu, dokter kemungkinan akan mememberi rekomendasi perawatan medis seperti:

  • Obat antiinflamasi atau antiradang
    Obat antiinflamasi dapat menjadi terapi dalam mengatasi sperma berdarah yang disebabkan oleh peradangan.
  • Obat antibiotik
    Jika disebabkan karena infeksi, dokter mungkin akan memberi resep obat antibiotik untuk mengatasi infeksi yang menjadi penyebab sperma berdarah. Penting untuk diperhatikan, bahwa konsumsi obat antibiotik harus sesuai dengan anjuran dokter.
  • Obat sesuai kondisi medis
    Pada sperma berdarah yang disebabkan karena kondisi medis tertentu lainnya, seperti tekanan darah tinggi atau penyakit hati, dokter mungkin akan memberikan pengobatan sesuai dengan kondisi medis yang mendasari munculnya keluhan sperma berdarah. Dengan mengatasi penyakit tersebut, maka sperma berdarah diharapkan bisa berhenti.
  • Operasi
    Sperma berdarah yang disebabkan karena adanya penyumbatan pada saluran di alat kelamin dan dinilai tidak cukup bila hanya ditangani dengan pengobatan biasa, dokter mungkin akan merekomendasikan pembedahan. Pembedahan juga mungkin dilakukan pada kasus penyumbatan di saluran kemih, adanya kanker dan tumor di prostat, atau saluran genital lainnya.

Jika sperma berdarah dialami hanya satu kali dan tidak disertai dengan gejala lain, keluhan tersebut biasanya akan hilang dengan sendirinya. Namun, waspada jika sperma berdarah terjadi lebih dari 3-4 minggu, disertai dengan gejala lain seperti sakit saat buang air kecil atau besar, demam, kencing berdarah, sakit pinggang, nyeri saat ejakulasi, hingga pembengkakan pada skrotum. Anda disarankan untuk segera memeriksakan diri ke dokter, guna mengetahui penyebab dan cara mengatasi sperma berdarah yang dialami.

Penulis: 
    author
    No related post!